‘Ngarah Sore’, Seniman Purbalingga Turun ke Jalanan untuk Hibur Warga

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sembari menunggu waktu berbuka puasa atau 'ngarah sore', warga Purbalingga yang tengah bersantai di alun-alun Purbalingga dihibur Grup musik Kamuajo yang membawakan lagu-lagu balada dengan format akustik. Kelompok seniman itu membawakan lagu Damai Dalam Cinta, Reggaeneh, Nyanyian untuk Negeriku, Purbalingga Jan Sae serta Tombol Ati, Jumat (1/6/2018) sore.

Diselingi penampilan penyair dari Komunitas Teater dan Sastra Perwira (Katasapa). Ryan Rachman membawakan puisi berjudul Merdeka Kami Kerja Nyata, Windu Setyaningsih membawakan puisi Dekatlah Padaku dan Agustav Triono membawakan puisinya Sutardji Calzoum Bachrie berjudul Tanah Air Mata.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) bersama komunitas seniman itu sebenarnya merujuk pada peringatan Hari Lahir Pancasila. Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, Dindikbud merancang kegiatan 'ngarah sore' dengan melibatkan kalangan seniman teater dan sastrawan.

"Kami menggelar kegiatan di Alun-alun untuk lebih mengenalkan seni kontemporer modern pada masyarakat," tutur Kasi Kesenian Bidang Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga, Rien Anggraeni, Jumat (1/6/2018) malam.

Warga antusias menyaksikan pertunjukan tersebut. Apalagi pada sore itu juga digelar pengobatan alternatif dari komunitas Tejhanyana dan 'Purbalingga Jan Sae!'. (Rus)

 

BERITA REKOMENDASI