Ormas dan LSM di Purbalingga Tolak RUU HIP

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Lima Organisasi Massa (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Purbalingga yang tergabung dalam Aliansi Cinta Pancasila menegaskan penolakannya terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Kelima ormas dan LSM itu, masing-masing Pemuda Pancasila, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah, Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI), Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Laskar Sangga Langit. Penolakan terhadap RUU HIP itu diungkapkan dalam aksi damai di kompleks DPRD Purbalingga, Senin sore (06/07/2020).

“Kami menuntut DPR RI untuk mencabut atau tidak meneruskan RUU HIP yang menodai ideologi Pancasila,” tutur kordinator Aliansi Pecinta Pancasila, Hery Warsito.

Menurut Hery, dalam RUU HIP teekandung upaya pemerasan dari Pancasila menjadi Trisila dan bahkan menjadi Ekasila. Karenanya melalui DPRD Purbalingga, Aliansi Cinta Pancasila meminta DPRD RI mencabut RUU HIP dari prolegnas. Aliansi juga meminta pemerintah menolak RUU tersebut.

Ketua DPRD Purbalingga Bambang Irawan yang menemui massa aliansi menegaskan selaku Ketua DPRD Purbalingga, akan meneruskan kepada DPR RI. Bambang Irawan bahkan langsung menandatangani naskah tuntutan aliansi yang akan disampaikan ke DPR RI. “Saya tidak akan menunda nunda, paling lambat 2 x 24 jam surat ini sudah kami kirim,” ujar Bambang.

Terkait tuntutan dari peserta aksi, pihaknya tidak menyatakan menolak atau menerima. DPRD Purbalingga hanya meneruskan aspirasi peserta aksi tersebut kepada pemerintah pusat.

Dalam menggelar aksinya, masa tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain menggunakan masker, setibanya di lokasi, mereka disemprot cairan disenfektan. Dalam melakukan orasi, massa juga tetap menjaga jarak. (Rus)

 

BERITA REKOMENDASI