Orok Bayi Dibuang di Kali Yasa

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Sesosok orok ditemukan dalam keadaan tewas mengambang di perairan pertemuan antara Kali Sentul dan Kali Yasa, tepatnya di wilayah RT 06 RW 04 Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap, Selasa (09/03/2021). Diduga orok tersebut hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang oleh orangtuanya.

Hasil visum dokter RSUD Cilacap, disebutkan tidak ditemukan luka yang mencurigakan pada jasad orok itu. Diperkirakan orok itu dilahir dua hari lalu. “Saat ditemukan orok itu memakai sedikit pakaian dan belum dikenali,” ujar Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi melalui Kapolsek Cilacap Selatan AKP Arief Budo Haryono.

Awalnya pagi tadi Wagiyanto, (41) dan isterinya Erna Setyaningsih (40) warga JaIan Rambutan no 33 RT.05/RW.13 Kelurahan Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan Cilacap berboncengan sepeda motor melintas di jalan lingkar timur. Pandangannya tertuju pada benda mencurigakan yang mengambang di perairan pertemuan antara Kali Sentul dan Kaliyasa, tepatnya dekat jembatan.

Kemudian Wagiyanto menghentikan laju kendaraannya dan berusaha mendekati benda mencurigakan itu. Setelah diamati, ternyata benda itu jasad orok yang mengambang dengan posisi tengkurap dan sudah tidak bergerak.

Penemuan jasad orok diberitahukan kepada warga sekitar lokasi penemuan itu dan diteruskan ke Polsek Cilacap Selatan. Selanjutnya Kapolsek Cilacap Selatan AKP Arief Budi Haryono dan sejumlah anggota mendatangi lokasi penemuan jasad orok tersebut dan berupaya mengevakuasi jasad orok itu.

Namun karena perairan tengah dipengaruhi rob atau air pasang laut, sehingga jasad orok itu ditarik ke Kali Yasa, kemudian dievakuasi menggunakan ember. Selanjutnya jasad orok yang diperkirakan sudah meninggal itu dikirim ke RSUD Cilacap untuk divisum. “Sampai Selasa Sore, belum ada warga yang mengaku telah kehilangan anggota keluarganya,” lanjut Arief. (Otu)

BERITA REKOMENDASI