Pandemi Covid-19, BUMDes Mernek Tetap Eksis

CILACAP, KRJOGJA.com – Masalah ketahanan pangan menjadi sangat penting sekaligus rentan bermasalah pada situasi bencana, termasuk saat pandemi COVID-19 kali ini. Pada kondisi pandemi mengakibatkan ketersediaan akses terhadap makanan diperparah dengan semakin memburuknya kondisi kesehatan serta dibatasinya perpindahan penduduk.

Kekhawatiran pemerintah serta berbagai pihak mengenai kelangkaan bahan pangan tersebut tidak sepenuhnya mempengaruhi para petani maupun masyarakat di pedesaan, karena ternyata mereka masih bisa menghidupi diri sendiri, bahkan sampai meraih keuntungan pada situasi semacam itu. Seperti masyarakat Desa Mernek Kecamatan Maos, Cilacap, melalui badan usaha milik desa (Bumdes) dan kelompok tani masih bisa mengolah makanan dan usaha budi daya perikanan untuk dikonsumsi masyarakat desa sekitar, bahkan ke kecamatan tetangga.

“Kami masih bisa memproduksi makanan olahan, terutama olahan kering dan dijual ke masyarakat desa ini maupun desa tetangga,” ujar Direktur Bumdes Ngudi Luhur Desa Mernek, Heriyanto.

BERITA REKOMENDASI