Pecandu Narkoba Datangi BNN Purbalingga Minta Direhabilitasi

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – EP (26) warga Banjarnegara melapor diri ke Klinik Pratama BNN Purbalingga, Selasa (26/05/2020). Laki-laki itu minta disertakan dalam program layanan rehabilitasi medis rawat jalan BNN Purbalingga.

“Berdasar hasil pemeriksaan medis tim rehabilitasi BNN Purbalingga pada Agustus 2018 lalu, EP harus menjalani rehabilitasi rawat inap dan dirujuk ke RSJ Soerojo Magelang,” tutur Humas BNN Purbalingga, Awan Pratama kepada KRJOGJA.com, Rabu (27/05/2020).

RSJ Soerojo Magelang sebagai tempat rujukan, karena rumah sakit itu merupakan tempat layanan rehabilitasi medis rawat inap milik Kementerian Kesehatan dan berdasarkan kesepakatan dengan pihak keluarga EP menjalani layanan rehabilitasi rawat inap selama 3 bulan, dan masih harus kontrol setiap 2 bulan sekali. “Sayangnya, walaupun sudah menjalani rehabilitasi rawat inap, tak membuat EP tidak kapok berurusan dengan adiksi (ketergantungan) narkoba,” ujarnya.

Saat diperiksa petugas Klinik Pratama BNN Purbalingga, bapak satu anak itu mengaku kembali menyalahgunakan (relaps) obat-obatan golongan sedatif-hipnotik secara serampangan untuk menenangkan pikiran. Dorongan dan dukungan dari keluarga, terutama isterinya yang telaten membuat EP bersedia kembali datang ke BNN Purbalingga untuk mendapatkan layanan rehabilitasi.

Tim Medis Klinik Pratama BNN Purbalingga merekomendasikan EP menjalani layanan rehabilitasi medis rawat jalan, dengan jadwal pertemuan selanjutnya pada awal Juni 2020 mendatang. Petugas mengingatkan EP dan keluarganya agar benar-benar memanfaatkan kesempatan layanan rehabilitasi medis rawat jalan ini dengan sungguh-sungguh, agar EP dapat benar-benar pulih dari ketergantungan narkoba serta dapat kembali menjalani hidup dan kehidupannya secara sehat, mandiri, produktif. “Kesempatan kembali mengikuti layanan rehabilitasi ini tentunya tidak datang untuk keduakalinya,” ujar Awan.

Laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu merupakan volunteer ke 27 yang dengan sukarela datang ke BNN Purbalingga untuk mendapat layanan rehabilitasi. Dari 3 perempuan dan 24 laki-laki, 4 diantaranya dinyatakan telah selesai menjalani layanan rehabilitasi medis rawat jalan. (Rus)

BERITA REKOMENDASI