Pelajar, Ormas dan Komunitas di Banyumas Deklarasi Keselamatan Lalu Lintas

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Sebanyak 223 orang di  Banyumas selama tahun 2018 meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. 

"Dari korban meninggal kecelakaan lalu lintas sebanyak itu, mayoritas anak anak muda dan 15 persen adalah pelajar," kata Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK, saat dihubungi di sela sela acara Puncak Milenial Road Safety Festival, di Alun alun Purwokerto, Minggu (3/3/2019). 

Menurutnya berkaitan kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal didominasi generasi muda, Polres Banyumas sudah berkeliling ke sekolah, komunitas, dan ormas untuk melakukan sosialisasi keselamatan lalu lintas dan cara berkendaraan yang mematuhi aturan.

Polres Banyumas juga sudah menbentuk puluhan relawan keselamatan berlalu lintas di setiap sokolah, komunitas, dan ormas. Mereka ditugaskan untuk melakukan mensosialisasi tentang tata cara berkendaraan dengan mematuhi aturan lalu lintas. Sasaran sosialisasi cara berlalu lintas, dari lingkungan keluarga, sekolahan dan lingkungan masyarakat mereka.

Menurutnya kenapa yang menjadi sasaran sosialisasi keselamatan lalu lintas anak muda, karena dari data kecelakaan lalu lintas mayaroritas korbanya anak anak muda, yang disebabkan lupa tentang aturan lalu lintas, dan mengedepankan emosi. 

Untuk itu, ia menghimbau setelah memahami aturan berlalu lintas setidaknya bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas. Dalam acara puncak milineal safety road festival juga digelar deklarasi keselamatan berlalu lintas oleh duta lalu lintas yang dipimpin oleh oleh penyanyi Nita Thalia dan diikuti semua warga yang datang di alun-alun Purwokerto. 

Selain hiburan pentas musik dengan penyanyi Nita Thalia, juga ada kegiatan jalan sehat yang dikuti ribuan warga Banyumas dari kalangan pelajar, TNI,Polri, Ormas dan komunitas.(Dri)

BERITA REKOMENDASI