Pelaksanaan Proyek PEN Wisata Harus Dikawal Tak Boleh Meleset

Editor: Ary B Prass

PURWOKERTO, KRJOGJA.com– Proyek pekerjaan infrastruktur untuk pengembangan pariwisata  di Baturraden  di Kabupaten Banyumas yang didanai dari pinjaman program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pemerintah pusat harus diawasi dan dikawal
” Pekerjaan pekerjaan infrastruktur itu harus dikawal dan diawasi, dan jangan sampai meleset dari target waktu yang ditetapkan,” pinta Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan, Minggu (10/10/2021).
Menurutnya proyak yang menggunakan dana pusat menyedot anggaran paling besar pada tahun ini. Jika sudah selesai juga harus segera dimanfaatkan tahun depan, mengingat program PEN ada konskwensi mengembalikan pinjaman pokok dan bunga.
Sehingga saat dikelola harus menghasilkan untuk pendapatan daerah, dan jangan sampai membebankan APBD Banyumas.
Dana yang digelontorkan PEN ini sangat besar sekitar Rp 183 miliar. “Saya minta pelaksanaan pekerjaaanya jangan sampai meleset,  tepat waktu akhir tahun,”  tegas dr Budhi Setiawan.
Bahkan untuk untuk melakukan pengawasan ketat dan pengecekan, pihaknya secara  berkala akan terjun ke  titik-titik lokasi yang sedang dibangun.
Dalam pengawasan proyek PEN tersebut ia akan  berpegang data yang lengkap, mulai siapa pelaksana pekerjaan, berapa anggaran, waktu pekerjaaan hingga bentuk fisiknya seperti apa.

BERITA REKOMENDASI