Pelanggar Prokes di Purbalingga Bakal Kena Denda

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Pelanggar protokol kesehatan (Prokes) di Purbalingga bakal dikenai sanksi berupa denda. Pelanggaran oleh warga dikenai denda antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu. Nominal denda lebih besar bila pelanggaran dilakukan oleh lembaga, yakni dari Rp 250 Ribu hingga Rp 40 Juta.

“Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2020, tentang penanggulangan penyakit menular yang menjadi dasar hukum penerapan sanksi itu masih dalam proses dan kemungkinan mulai diberlakukan pekan depan,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Suroto, Kamis siang (11/2/2021).

Suroto mencontohkan, pelanggaran oleh warga bila keluar rumah tidak menggunakan masker. Sedangkan pelanggaran oleh lembaga seperti toko yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan, membiarkan kerumunan dan lainnya.

Pelanggaran pertama bagi perorangan dikenai denda Rp 10 Ribu dan dicatat identitasnya. Bila orang yang sama kembali melanggar, akan dikenai denda Rp 25 Ribu. Denda pelanggaran ketiga akan lebih besar lagi hingga maksimal Rp 50 Ribu,” ujarnya, sembari menyebutkan denda serupa bagi lembaga yang melanggar prokes.

Berbeda dengan daerah lain yang memproses pelanggar prokes melalui pengadilan negeri. Di Purbalingga, bagi pelanggar akan langsung dilakukan penyidik PNS di Satpol PP. (Rus)

BERITA REKOMENDASI