Pembunuhan Sadis Wanita di Buntu Terungkap, Pelaku Ternyata Suami Korban

Editor: Agus Sigit

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com – Setelah 4 hari buron, RS (25) tersangka pelaku pembunuhan sadis terhadap istrinya, Yohana (21), warga Dukuh Buntu Desa Bakal 04/03 Batur Banjarnegara, ditangkap polisi. Tersangka ditangkap oleh jajaran Tim Sat Reskrim Polres Banjarnegara bersama Jatanras Polda Jateng Kamis (2/9) dinihari sekitar pukul 03.00 di Desa Pekasiran Kecamatan Batur.

Kasi Humas Polres Banjarnegara, Iptu Hendi, membenarkan tentang penangkapan tersangka pelaku Rendi Setiawan. “Tersangka masih diperiksa penyidik. Untuk informasi selengkapnya, tunggu keterangan pers,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah itu terjadi Minggu (29/8) pukul 15.00 di jalan Dukuh Buntu Desa Bakal. Korban dianiaya oleh tersangka dengan senjata tajam. Korban mengalami luka parah di leher dan tangan. Pelaku melarikan diri setelah korban roboh bermandikan darah.

Pasangan RS-Yohana sejak beberapa waktu lalu pisah ranjang. Yohana tinggal bersama bersama orang tuanya di Dukuh Bakal, sedangkan RS pulang ke tempat asal di Desa Gembol Kecamatan Pejawaran, beberapa kilometer dari Dukuh Bakal.

Kejadian tersebut kali pertama diketahui oleh seorang warga setempat, Fauzan Abadi (50), saat menunggui kios miliknya. “Saya lihat ada lelaki-perempuan bertengkar. Si perempuan dianiaya kemudian jatuh tersungkur dan terus dipukuli,” tutur Fauzan.

Fauzan kemudian bergegas menuju ke tempat kejadian. “Saya melihat pelaku menusuk-nusuk leher korban dengan pisau. Saya berteriak minta tolong sambil menendang pelaku,” ujarnya.

Pelaku berusaha menyerang Fauzan, beruntung dapat menghindar. Kemudian ia berusaha menahan laju sepedamotor pelaku yang akan digunakan untuk kabur, namun gagal. Pelaku yang mengenakan penutup muka itu tancap gas ke arah Kecamatan Batur.

Warga sekitar tempat kejadian berdatangan dan membawa korban ke Puskesmas 2 Batur di Dieng menggunakan sepedamotor. Namun karena di Puskesmas tersebut tak ada dokter, selanjutnya dilarikan ke Puskesmas 1 Batur menggunakan mobil bak terbuka. Korban meninggal beberapa menit kemudian saat sedang ditangani oleh tenaga medis akibat terlalu banyak mengeluarkan darah. (Mad)

 

BERITA REKOMENDASI