Pemerintah Antisipasi Lonjakan COVID-19 Pasca Lebaran

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO,KRJOGJA.com – Pemerintah sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pada bulan Juni atau pascalebaran hal itu diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy Jumat (28/5/2021) di Purwokerto saat ditemui
seusai menghadiri puncak acara Milad Ke-56 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang dilanjutkan dengan peresmian Gedung UMP Tower KH AR Fachruddin.

Menurutnya, penanganan wilayah yang potensial menjadi sumber penyebaran COVID-19 itu tidak cukup hanya dikoordinasikan melalui rapat, melainkan harus benar-benar dilihat kondisinya di lapangan

“Ya sekarang sudah kita antisipasi kan. Makanya saya, termasuk berkunjung ke sini, untuk memastikan bahwa di beberapa tempat di Jawa Tengah yang potensial akan menjadi sumber penyebaran itu harus segera kita tangani dengan sungguh-sungguh,” jelasnya.

Ia mengungkapkan pemerintah tidak hanya mewaspadai lonjakan kasus COVID-19 yang diprediksi bakal terjadi pada bulan Juni, namun juga waspada terhadap penyebaran varian baru dari virus corona itu terutama varian Inggris, Afrika Selatan, dan dari India yang terakhir.

Varian baru COVID-19 yang saat sekarang terlihat cukup ganas berasal dari India karena angka kasus dan kematiannya di negara itu tergolong sangat tinggi. ” Penularan COVID-19 varian India harus benar-benar diwaspadai agar jangan sampai menyebar di Indonesia,” pintanya.

Berkaitan permasalahan itu saat sekarang setiap ada isu atau ada kemungkinan potensi terjadinya sumber penyebaran dari varian-varian baru harus segera ditangani.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada wilayah di Indonesia belum terjadi penyebaran COVID-19 dari varian-varian baru tersebut.

“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada tanda-tanda terjadi penyebaran, proliferasi belum, tetapi sumber-sumbernya harus sudah kita waspadai, terutama yang sekarang sedang ditangani sungguh-sungguh itu yang dari Sumatra,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI