Pemkab Banyumas Sewa Hotel untuk Karantina Warga Terkonfirmasi Covid -19

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Meningkatnya warga yang terkonfirmasi Covid-19, Pemkab Banyumas terpaksa harus menyewa hotel Rosenda Baturraden untuk dijadikan tempat karantina. Langkah itu dilakukan lantaran hingga Sabtu (19/06/2021) Balai Diklat dan Wisma Slamet Baturraden yang dijadikan tempat karantina bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala atau orang tanpa gejala sudah penuh.

“Untuk mempersiapkan tempat karantina, dan untuk mengantisipasi kemungkinan ada warga terkonfirmasi Covid-19 Pemkab Banyumas menyewa hotel Rosenda Baturraden yang berkapistas bisa 300 bed,” kata Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Titik Puji Astuti dan Camat Baturraden Budi Nugroho, Sabtu petang (19/06/2021) disela sela meninjau Hotel Rosenda.

Menurutnya selain Hotel Rosenda masih ada tempat lagi yakni Wisma Wijayakusuma dengan kapasitas 60 bed. Sedang tempat karantina di Balai Diklat dengan kapasita 90 bed dan Wisma Slamet 60 bed sudah terisi.

Kepala BPBD Banyumas Titik Puji Astuti yang mendampingi Wabup Sadewo menjelaskan untuk wisma Slamet diperuntukan bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 setelah ada riwayat kontak dari Jepara, Kudus, dan Pati.

Sedang tempat karantina lainnya diperuntukan bagi yang warga terpapar Covid-19 karena kontak lokal. ” Selain menyewa hotel, Pemkab Banyumas juga akan mengaktifkan kembali tempat karantina desa. Untuk karantina desa diperuntukan bagi warga desa setempat yang terkonfirmasi Covid-19.

Titik, menambahkan pihaknya juga membentuk 10 tim penyemprotan desinfiktan, dan tiga tim pemakaman. Dari data sementara di Juni hingga Sabtu (19/6/2021) sudah 50 orang meninggal karena Covid-19. Untuk itu ia meminta warga untuk mengetatkan protokol kesehatan. (Dri)

BERITA REKOMENDASI