Pencuri Ancam Korban dengan Parang

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Tim gabungan Reserse Kriminal (Rsleskrim) gabungan Polsek Kembaran dan Polresta Banyumas berhasil menangkap pelaku percobaan pencurian kekerasan (curas). Dalam aksinya pelaku sempat mengancam menggunakan senjata tajam (saja) sejenis parang kepada korban.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi mewakili Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu saat dikonfirmasi Senin (09/05/2022) menjelaskan, pelaku berinisial DG (31) warga Kecamatan Baturraden, Banyumas. Ia ditangkap pada Minggu (08/05/2022) kemarin.

Sebelumnya pelaku masuk rumah Triyono (54) warga Desa Ledug Kembaran Banyumas dengan membawa sajam sekira pukul 03.30 WIB. Korban yang sedang tertidur dan bangun saat mendengar ada suara seperti orang sedang berjalan di samping rumah.

Saat keluar dari kamar tidur korban melihat di depan pintu kamar ada seorang laki-laki tidak dikenal langsung mengacungkan senjata tajam. “Melihat hal tersebut, korban masuk lagi ke dalam kamar dan setelah masuk ke dalam kamar kemudian oleh pelaku pintu kamar di kunci dari luar karena posisi kunci pintu ada di luar,” kata Agus.

Karena terkunci, korban keluar dari kamar tidur melalui jendela dan menuju ke toko yang ada di depan dan langsung berlari keluar untuk mencari pertolongan sambil berteriak. “Setelah ada warga yang datang, korban bersama warga mengecek ke dalam rumah, tetapi pelaku yang sebelumnya di dalam rumah sudah tidak ada, dan barang barang milik korban yang ada didalam rumah belum ada yang terbawa oleh pelaku,” unkapnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kembaran dan Polresta Banyumas. Anggota Reskrim Polsek Kembaran dan Polresta yang menerima laporan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mempelajari rekaman CCTV serta meminta keterangan saksi.

Dari hasil penyelidikan itu kurang lebih dalam waktu tujuh jam anggota Reskrim berhasil mengamankan pelaku DG. Selain menangkap DG, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah parang, satu helai jaket jamper warna abu abu gelap, satu celana panjang jeans dan satu pasang sepatu warna biru putih yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya dan terekam CCTV.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku DG mengakui pernah melakukan pencurian pada awal bulan Mei 2022 dengan hasil antara lain uang tunai Rp 500 ribu yang digunakan pelaku untuk membeli minuman keras (miras). Berkaitan dengan perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 53 KUHP Jo Pasal 365 KUHP sub Pasal 53 KUHP Jo Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun penjara. (Dri)

BERITA REKOMENDASI