Pengadaan Daging Sapi BPNT Bermasalah, Polisi Turun Tangan

BANYUMAS,KRJOGJA.com- Pengadaan daging sapi untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) Kabupaten Banyumas yang diperuntukan kepada 136.135 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 331 desa dan kelurahan di 27 kecamatan dinilai bermasalah.

Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama dan Sosial, Wastam kepada KRJogja.com Minggu (11/4/2021) di Baturraden, saat ditemui di sela sela kunjungan kerja, menjelaskan KPM berhak menerima protein hewani berupa daging sapi seberat 400-500 gram dengan kualitas bagus.

Sedang harga daging yang diberikan kepada KPM berkisar Rp 120.000,- per kilogramnnya. Namun di Banyumas ada ketidakberesan dalam proses suplai BPNT khusunya untuk pengadaan daging sapi yang tidak wajar.

“Ketidakberesan terlihat dari sisi harga yang dipatok suplier daging sapi impor penyuplai program BPNT di Banyumas, yakni Rp 120.000,- per kilogramnya. Harga itu sangat tidak wajar, karena harga daging sapi impor di pasaran hanya berkisar Rp 55.000,- hingga Rp 65.000,- per kilogramnya,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI