Pengadaan Daging Sapi BPNT Bermasalah, Polisi Turun Tangan

Menurutnya kalau daging sapi lokal yang diberikan kepada KPM harga sebesar itu masih wajar. ” Tapi ini kenyataan daging sapi impor yang harganya hanya sekitar RP 55.000,-hingga Rp 65.000,- per kilogramnya dijual Rp 120 .000. perkilogram, silahkan ambil untung Rp 5.000,- itu wajar, lah ini masa ambil untung 100 persen,” ungkapnya.

Diah Pitaloka, pimpinan Komisi VIII DPR RI, menambahkan terkait pemasok bahan pangan program BPNT butuh regulasi dan pengawasan. Sebab, selama ini proses pengadaan diserahkan ke pemerintah daerah.

Menurutnya ia sempat diskusi dengan bupati terkait persoalan ini. Untuk itu ia berharap suplier bisa memperkuat ekonomi kerakyatan di sekitarnya. “Tapi karena dilepaskan pada mekanisme pasar akhirnya pemain-pemain yang kuat yang mendominasi suplai BPNT,” ungkapnya.

Sebelumnya penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, selama tiga hari di Purwokerto melakukan penyelidikan dugaan penyelewengan program BPNT di Banyumas dengan memintai keterangan dua anggota DPRD Banyumas dan sejumlah suplier program BPNT.

Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang sifatnya masih tahap penyelidikan dilakukan di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospermades). Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry saat dikonfirmasi juga membenarkan ada penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jateng.(Dri)

BERITA REKOMENDASI