Pengguna Sekaligus Pengedar Obat Terlarang Diamankan

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Polres Purbalingga kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Kali ini tersangka berinisial BFP (22) seorang sopir warga Kecamatan Rembang, PurbaIingga diamankan berikut barang buktinya.

“Tersangka diamankan sesaat setelah mengambil obat terlarang di salah satu jasa pengiriman di wilayah Kecamatan PurbaIingga, Sabtu 24 April lalu,” tutur Kabag Ops Polres PurbaIingga Kompol Pujiono, Kamis siang (29/04/2021).

Pujiono yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Kaurbinops Satreskoba Iptu Fajar Kartika menambahkan,tersangka membeli barang tersebut melalui salah satu aplikasi jual beli online.

Tersangka mengaku membeli obat terlarang secara online seharga Rp 300 Ribu. Selain dipakai sendiri, obat tersebut juga dijual kepada orang lain seharga Rp 3 ribu perbutir.

“Setelah barang sampai, kemudian obat terlarang dipakai untuk dirinya sendiri dan dijual lagi ke orang lain,” ujarnya.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 1.000 butir obat jenis Hexymer dalam satu wadah, 10 butir obat terlarang jenis Aprazolam, satu telepon genggam dan satu bekas bungkus paket obat terlarang.

Tersangka mengaku sudah dua kali membeli obat terlarang secara online. Pada pembelian yang ketiga kalinya, ia akhirnya berhasil diamankan oleh petugas.

Kabag Ops menambahkan tersangka dikenakan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. (Rus)

BERITA REKOMENDASI