Penjual dan Pembeli Gadis Bawah Umur Dibekuk

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com– Setelah melalui pemeriksaan terhadap sejumlah saksi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas, berhasil membekuk pelaku kejahatan traficking yang terdiri penjual dan pembeli gadis bawah umur.

Ketiga pelaku yang berhasil dibekuk dua wanita asal Baturraden, Banyumas Idr (19), My (21), sebagai penjual dan Rsj (70) seorang lelaki asal Bandung, Jawa Barat sebagai pembeli.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka, yang dihubungi melalui Kasat Reskrim AKP Berry, Sabtu (3/10/2020) mengatakan kasus tersebut traficking terungkap setelah orang tua korban dari L (14) gadis bawah umur warga Sumbang, melaporkan ke Mapolresta Banyumas.

“Selain L ada juga korban lain yaitu MS (13), keduanya merupakan warga Sumbang,” kata AKP Berry. Sedang kasus dugaan perdagangan anak yang terjadi pada bulan Agustus tahun 2020 lalu di salah satu hotel yang ada di Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas, namun baru dilaporkan kemarin.

Kasus dilaporkan ke Polresta Banyumas, setelah orang tua gadis L saat berobat dirumah sakit dan menanyakan hasil pemeriksaan ada benjolan di alat vitalnya.
Kemudian oleh korban L dijawab bahwa dirinya telah melayani melakukan hubungan intim dengan lelaki. Korban L juga menceritakan bahwa awalnya dirinya memiliki hutang kepada pelaku Idr (19) warga Baturaden sebesar Rp. 600.000 dari sewa sepeda motor milik pelaku Idr.

BERITA REKOMENDASI