Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 Divonis 3,5 Bulan Penjara

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Terbukti melakukan penolakan pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Khudori (57), Kamis (5/8/2020) oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyumas dijatuhi vonis 3 bulan 15 hari dan denda Rp 500 ribu. Sidang yang digelar melalui video conference itu dipimpin Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti dengan Hakim Anggota Randi Jastian Afandi dan Suryo Negoro.

Sedang terdakwa berada di ruang Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas di Purwokerto, kemudian Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dimas Sigit Tanugraha berada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas, dan penasihat hukum terdakwa, yakni Sarjono di PN Banyumas.

Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti dalam putusan menyatakan bahwa terdakwa Khudlori telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Terdakwa dinyatakan melakulan tindak pidana sebagaimana ketentuan Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Menular seperti yang tercantum dalam dakwaan ketiga.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana 3 bulan 15 hari dan denda Rp 500 ribu, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan,” jelas Ardhianti Prihastuti.

Seusai membacakan putusan, Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti mempersilakan terdakwa Khudlori untuk menyampaikan menerima, menolak, atau pikir-pikir atas putusan tersebut.

BERITA REKOMENDASI