Perairan Cilacap Tercemar Minyak Hitam, Dari Kapal Besar?

CILACAP, KRJOGJA.com –  Perairan laut Cilacap diduga tercemari minyak hitam, menyusul ditemukannya Ceceran minyak berwarna hitam di sepanjang Pantai Teluk Penyu, Cilacap atau tepatnya dari Pantai Tegalkamulyan hingga Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), Rabu (31/07/2019). Belum jelas jenis dan asal ceceran minyak tersebut, namun dugaan sementara berasal dari kapal-kapal besar yang akan berlabuh di Pelabuhan Cilacap.

Jasman (55) nelayan  Tegalkamulyan, Cilacap Selatan mengatakan, awalnya ketika dirinya berangkat melaut sekitar pukul 08.00, mendapati ceceran minyak hitam itu ada di tengah laut, sekitar tempat kapal-kapal besar lego jangkar. Menurutnya, area ceceran minyak di tempat anchorage area (lepas jangkar atau labuh jangkar) itu cukup luas sehingga mengganggu nelayan yang saat itu tengah menjaring udang jenis rebon.  Namun bersamaan datangnya gelombang pasang air laut, gumpalan atau ceceran minyak hitam itu menyebar dan menepi ke daratan. 

"Ketika saya pulang melaut sekitar pukul 12.00, minyak hitam itu sudah berceceran di tepi pantai,"lanjutnya. Tidak tahu persis apakah sudah ada yang melaporkan penemuan ceceran minyak itu ke aparat setempat. "Sepengetahuan saya, sampai pukul 16.00 belum ada petugas yang melakukan pengecekan,"katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Awaludin Muuri mengaku sudah mendapatkan laporan tentang ditemukannya ceceran minyak hitam di pantai Tegal Kamulyan."Kami langsung mengirim tim bersama petugas Pertamina RU IV melakukan pengecekan ke sana,"ujarnya. 

Namun demikian, pihaknya belum dapat mengidentifikasi jenis minyak hitam itu, termasuk pula asal ceceran ,minyak tersebut. Menurutnya, pihak Pertamina juga sudah mengambil sampel minyak tersebut dan akan diteliti pada laboratorium miliknya.(Otu)    

BERITA REKOMENDASI