Perumda Air Minum Tirta Perwira Bakal Disuntik Rp 150 M

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berencana menyuntikkan modal ke sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Purbalingga Kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemkab mengalokasikan tidak kurang dari Rp 217,4 Miliar.

“Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu untuk penyertaan modal tahun 2019 hingga 2024 bagi tujuh BUMD,” tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD, Rabu siang (17/07/2019).

Pasal 7 Raperda itu menyebutkan, penyertaan modal Pemkab Purbalingga untuk PT BPR BKK Purbalingga sebesar Rp 14,7 Miliar, Perumda BPR Artha Perwira Rp 21,1 Miliar, Bank Jateng Rp 28,7 Miliar, PT BPR BKK Jateng Rp 3,8 Miliar. Untuk Perumda Owabong dialokasikan Rp 65,4 Miliar,  Perumda Puspahastama Rp 5,9 Miliar dan yang terbesar Perumda Air Minum Tirta Perwira Rp 77,8 Miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Purbalingga, Subeno menyebutkan, penyertaan modal itu untuk rentang waktu 2019 hingga 2024. Artinya, ratusan miliar dana APBD untuk penyertaan modal itu tidak dikucurkan sekaligus. Alokasi anggaran untuk penyertaan modal itu akan dilaksanakan pertahun sesuai pembahasan dengan DPRD. Pengalokasian dana juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan proyeksi hasil kinerja dan perkembangan usaha BUMD yang bersangkutan.

“Kebetulan untuk PDAM yang akan berganti nama jadi Perumda Air Minum Tirta Perwira, setiap tahun ada hibah sekitar Rp 10 Miliar hingga 13 Miliar dari pemerintah pusat,” ujar Subeno.

Sebelumnya, Pemkab Purbalingga sudah menanamkan modal ke BUMD tersebut. Total modal Pemkab itu tidak kurang dari Rp 167,6 Miliar. Selain untuk tujuh BUMD, angka itu termasuk modal Pemkab Purbalingga untuk PT PRPP yang hingga Desember 2018 tercatat Rp 128 Juta.

Dalam rapat paripurna DPRD itu, Bupati menyerahkan Rancangan Nota Kesepakatan Bersama Pemkab dan DPRD Tentang Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2019, Bupati juga menyerahkan empat Raperda. Masing-masing Raperda Tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Perwira, Raperda Tentang Perusahaan Umum Daerah Pusat Pengolahan Hasil Pertanian Utama (Puspahastama), Raperda Tentang Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Artha Perwira, serta Raperda Tentang Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Purbalingga Kepada Badan Usaha Milik Daerah.  (Rus)

BERITA REKOMENDASI