Petugas Rutan Dilatih Perawatan dan Penggunaan Senpi

Editor: Agus Sigit

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sedikitnya 35 petugas Pemasyarakatan juga CPNS Rutan Purbalingga menjalani pelatihan pemeliharaan dan perawatan (Harwat) senjata api, Sabtu (4/9/2021). Latihan yang diinisiasi oleh Kesatuan Pengamanan Rutan merupakan upaya pembinaan satuan tugas keamanan dan ketertiban bagi petugas Pemasyarakatan.

Petugas rutan dilatih personel Kodim 0702 Purbalingga. Tidak kurang dari Komandan Kodim Letkol Inf Decky Zulhas hadir dalam kegiatan itu.

“Latihan itu untuk mengembangkan kompetensi dan fungsi petugas pemasyarakatan, khususnya dalam pengamanan Rutan sesuai dengan Undang-undang Pemasyarakatan,” tutur Plt Kepala Rutan Purbalingga, Bluri Wijaksono, Sabtu siang (4/9/2021).

Walaupun tidak menginginkan sampai terjadi kejadian yang mengharuskan kita menggunakan senpi, lanjut Bluri, petugas pemasyarakatan harus sering dilatih cara menggunakan, memelihara dan merawat benda berbahaya itu.

“Karena itulah tugas dan fungsi kami di ranah pengamanan. Harus sering dilatih agar terbiasa,” ujarnya.

Senada dengan Bluri, Decky menyebutkan petugas Pemasyarakatan juga harus paham cara penggunaan dan perawatan senpi dalam bertugas. Petugas Rutan wajib tahu cara menggunakan dan merawat senpi.

“Ancaman bisa terjadi kapan saja,” tegas Decky.

Pelda Waluyo, personel Komando Rayon Militer (Koramil) Kaligondang sebagai koordinator pelatih mengajarkan cara penggunaan, bongkar pasang, pemeliharaan serta perawatan senjata api tersebut. Petugas pemasyarakatan dilatih cara menggunakan dan merawat beberapa jenis senpi. Meliputi pistol P3A kaliber 7,65 x 17 mm, Bernadelli kaliber 7,65 x 17 mm, Flash Ball, dan senapan laras panjang produksi Pindad.

“Kegiatan ini melatih anggota agar bisa membongkar pasang senpi dan memperlakukannya dengan benar sehingga anggota dapat optimal melaksanakan tugas dan fungsinya,” ujar Waluyo. (Rus)

 

 

BERITA REKOMENDASI