Pilkada Disaat Pandemi Corona, Sugeng Batal Bertarung

Sugeng yang pernah bertarung pada pilkada Purbalingga pada 2015 lalu itu menegaskan, baginya, keselamatan dan nilai-nilai kemanusiaan masyarakat harus dijunjung tinggi. Nyawa warga seharusnya lebih diperhatikan ketimbang kepentingan politik perebutan kekuasaan menjadi bupati.

“Seharusnya, anggaran pilkada 2020 digunakan untuk membantu warga yang terdampak Covid-19,” tegasnya.

Sugeng kawatir tahapan pelaksanaan pilkada akan menyebarkan virus Corona. Sehingga dengan kesadarannya sendiri, ia memilih batal mengikuti pertarungan memperebutkan kursi bupati Purbalingga.

“Saya tidak mau menjadi bagian dari sebuah proses yang berbahaya dan mengancam kesehatan dan keselamatan rakyat,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI