Polres Banyumas Naik Tipe Menjadi Polresta

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Kepolisian Resor (Polres) Banyumas, secara resmi Jumat (6/11/2019) naik tipe menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas.

Peresmian kenaikan tipe dilakukan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Rycko Amelza Dahniel, Jumat (6/12/2019) di halaman Markas Polresta setempat.

Terkait dengan kenaikan tipe, Kapolda meminta Polresta Banyumas untuk meningkatkan kualitas kinerja setelah mengalami peningkatan tipologi dari sebelumnya yang berupa Polres Banyumas.

"Saya ingin memberikan penekanan, peningkatan tipologi ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas kinerja kita semuanya, harus semakin baik, harus semakin sempurna, dan harus semakin dirasakan keberadaan polisi di tengah masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya di Purwokerto, pinta Rycko Amelza Dahniel.

Menurutnya berbagai peningkatan tersebut harus dilakukan untuk mewujudkan wilayah Banyumas yang makin damai, makin sejuk, makin tertib, makin rukun, makin guyub rakyatnya, dan makin dekat polisinya dengan masyarakat.

Ia, menjelaskan Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2019 lalu telah menetapkan perubahan tipe Polres Banyumas menjadi Polresta Banyumas. Peningkatan tipologi ini adalah merupakan suatu proses untuk memberikan upaya pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Kapolda Jateng menambahkan peningkatan tipologi Polres Banyumas menjadi Polresta  Banyumas itu didasarkan atas perkembangan dari suatu wilayah, perkembangan jumlah penduduk, perkembangan dinamika kejahatan, perkembangan tantangan yang dihadapi, dan rekomendasi dari pemangku kepentingan, baik dari pemerintah daerah, TNI, dan organisasi terkait lainnya.

Dari dasar pertimbangan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajukan usulan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk melakukan peningkatan tipologi. 

Sedang tujuan peningkatan tipe adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman, dan penduduk yang semakin paripurna di seluruh Kabupaten Banyumas.

Konsekuensi dan implikasinya,dari peningkatan tipe antara lain akan terjadi perubahan struktur organisasi berupa peningkatan struktur menjadi lebih besar.

Kemudian peningkatan kepangkatan dari para pejabat yang ada di dalamnya, peningkatan jumlah personel, penerbitan buku dukungan anggaran, dan peningkatan dukungan peralatan."Implikasi utamanya adalah harus terjadi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya. (Dri)

 

 

BERITA REKOMENDASI