Polres Banyumas Serahkan Jasad korban Mutilasi ke Keluarga

PURWOKERTO,KRJogja.com –Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, Minggu.(14/7/2019), menyerahkan jasad Kuswatun Wachidah (51) korban mutilasi, warga  Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, kepada keluarganya.

Penyerahkan jasad korban kepada keluarga korban yang diwakili oleh Samjadi(56)  kakak korban, dan suami korban Sohib (51) di ruang jenasah RSU Margono Soekarjo Purwokerto.Jasad korban yang sudah dimasukan peti langsung dibawa pakai mobil jenasah milik Polres Banyumas untuk dimakamkan di Kedu, Temanggung.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Banyumas beserta jajaran yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan adik saya. Kemudian saya mengharapkan pelaku untuk dihukum seberat beratnya," kata Samjadi (56) kakak korban. Ia, menambahkan korban akan dimakamkan di Kedu, Temanggung, tempat kampung halamannya.

BACA JUGA :

Kasus Mutilasi Berhasil Dibongkar, Pelakunya Residivis

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, menjelaskan sesui hasil pemeriksaan ahli forensik, keterangan sejumlah saksi, dan alat bukti yang berhasil diamankan Satreskrim Polres Banyumas, 99 persen potongan tubuh yang ditemukan di dua lokasi berbeda yakni di Dusun Plandi, Watuagung, Tambak, Banyumas, dan Desa Sampang, Sempor, Kebumen adalah jasad korban. " Dari hasil forensik baik melihat dari kondisi gigi, dan sejumlah alat bukti yang diamanakan penyidik, 99 persen jasad korban," kata AKBP Bambang YS.

Pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Deni Priyanto (37) seorang resdivis warga Desa Gumelem Wetan, Susukan, Banjarnegara, terjadi Minggu (7/7/2019) lalu di tempat kos pelaku di Bandung."Pelaku sudah merencanakan pembunuhan dengan menggunakan palu. Kemudian tubuhnya dipotong dimasukan plastik dan malamnya dibawa ke Banyumas,dan Kebumen untuk dibakar di dalam gorong gorong," AKBP Bambang YS.

Kerena perbuatan pelaku sudah merencanakan, penyidik bakal menjerat pelaku mutilasi  dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuuhan berencana dan 365 KUHP karena terkait perampasan disertai dengan kekerasan.  Sedangkan motif pelaku sebetulnya akan 
merampas mobil yang digunakan oleh korban Kuswatun (51). Bahkan, sejak awal pelaku diduga telah merencanakan pembunuhan  dengan cara mutilasi.

Dugaaan  itu semakin dikuatkan pelaku sudah menyiapkan bukti, palu, golok, dan kantong plastik yang biasa untuk sampah.Aksi pembunuhan dilakukan Minggu (7/7/2019) di Bandung, Jawa Barat, setelah pelaku dan korban bertemu.

Kemudian setelah korban dipastikan sudah meninggal tubuhnya dimutilasi menjadi beberapa bagian rumah tempat koas pelaku. Setelah dimutilasi tubuh korban dibawa pakai mobil l Toyata Rush,milik korban dibawa Banjarnegara, Banyumas, dan Kebumen untuk dibakar dan dibuang.(Dri)

BERITA REKOMENDASI