Polres Purbalingga Amankan Pengedar Obat Terlarang

Editor: Agus Sigit

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga menangkap SI (22), tersangka pengedar obat terlarang jenis Hexymer dan Tramadol, Kamis pekan lalu (2/9/2021). warga Bireuen Aceh yang tinggal di kompleks Perumahan Selabaya, Kecamatan Kalimanah PurbaIingga diamankan beserta ribuan butir obat terlarang.

“Penangkapan berawal dari observasi dan pemantauan oleh petugas Satresnarkoba Polres Purbalingga di wilayah Desa Selabaya pada Kamis pekan lalu,” tutur Wakapolres Purbalingga, Kompol Sopanah dalam keterangan pers Kamis siang (9/9/2021).

Sopanah yang didampingi Kasi Humas Iptu Muslimun dan Kaurbinops Satresnarkoba Iptu Amirudin, menambahkan, tersangka membeli obat terlarang dari seseorang di Jakarta. Obat-obat terlarang itu kemudian dijual kembali di wilayah Purbalingga.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat menjual obat terlarang karena butuh uang untuk pulang kampung ke Aceh. Di Purbalingga, laki-laki berbadan kecil itu bekerja sebagai tukang pasang banner sebelum diberhentikan.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 50 lempeng obat jenis Tramadol, 3500 butir obat jenis Hexymer, Uang Tunai Rp 182 ribu, telepon genggam merk Samsung, tas cangklong warna abu, bukti transfer bank dan bekas pembungkus paket obat terlarang.

Tersangka dikenakan Pasal 196 jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan pasal itu, tersangka teranca pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (Rus)

 

BERITA REKOMENDASI