Polres Purbalingga Beri Pendampingan Psikis Bocah Korban Pencabulan

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA (KRjogja.com) – Polres Purbalingga mengambil langkah cepat membentuk tim assesment, terhadap 13 anak laki-laki di bawah umur yang menjadi korban pencabulan. Tim assesment terdiri dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres, Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Tim Harapan, Psikolog dari RSUD Goetoeng Tarunadibrata serta Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng.

"Pelaksanaan assesment awal sudah kami lakukan kepada para korban dan orang tua masing-masing. Dari assesment itu akan diketahui kondisi Psikis para korban," tutur Kapolres Purbalingga, AKBP Agus Setyawan, Kamis (18/8).

Kapolres yang didampingi Konselor Bripka Teguh Susilo, S.Psi menambahkan, penanganan pada assesment lanjutan akan lebih spesifik untuk mengetahui traumatik. Apalagi kondisi korban yang masik anak-anak cenderung berubah-ubah. "Kehangatan keluarga, masyarakat dan sekolah sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan korban hingga dewasa sehingga memori terhadap trauma itu terkikis sampai hilang," ujarnya.

Pelayanan yang diberikan Team Psikologi Polres Purbalingga tidak berhenti sampai disini, pendekatan melalui keluarga dengan mendatangi rumah korban menjadi langkah awal untuk memberikan Psi Edukasi kepada para korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, 13 bocah laki-laki di Desa Karangtengah Kecamatan Kertanegara Purbalingga menjadi korban pencabulan tetangganya sendiri. Tersangka pelaku, KSH (19) bahkan menyodomi empat korban. Kejadian itu berlangsung dari Agustus tahun lalu dan baru terungkap 7 Agustus 2016. (Rus)

 

BERITA REKOMENDASI