Positif Corona Melonjak di Purbalingga, Kematian Terjadi Setiap Hari

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Lonjakan signifikan kasus Covid-19 terjadi di Purbalingga dalam beberapa minggu terakhir. Hingga Rabu (24/6), tidak kurang dari 871 warga Purbalingga positif terpapar virus Corona.

“Kemarin dalam satu hari penambahan kasus covid bisa mencapai 100 kasus,” tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam laporannya saat sidang paripurna di Gedung DPRD Purbalingga, Kamis siang (24/6/2021).

Saat ini, lanjut Tiwi, terdapat 156 pasien masih menjalani perawatan 156 di rumah sakit dan yang 705 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tiwi menyebut peningkatan kasus COVID-19 di Purbalingga dari beberapa klaster baru. Yakni klaster klaster hajatan, klaster perpisahan SD, Klaster rumah ibadah, dan klaster perkantoran.

“Sejumlah staf kantor pemerintah terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan di lingkungan Dinkes (Dinas Kesehatan ) ada 67 staf yang setelah dilakukan swab terkonfirmasi positif corona,” ujarnya.

Tiwi menambahkan, pekan ini 8 orang meninggal dunia. Sedangkan minggu sebelumnya 10 orang yang meninggal.

“Jadi kalau dirata-rata perharinya satu sampai dua orang positif Covid-19 yang meninggal dunia,” ujarnya.

Tingkat keterisian ranjang Bed Occupancy Rate di sejumlah rumah sakit di Purbalingga pada kisaran 70 sampai 75 persen. Karenanya, pihaknya akan menjalankan sejumlah langkah kebijakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Minggu ini dilakukan pengetatan PPKM. Bila masih ada peningkatan kasus maka kita akan evaluasi dan perpanjang pelaksanaannya,” ujarnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI