Protokol Kesehatan Diperketat Tanpa Berlakukan Jam Malam

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sejak Maret lalu, tidak kurang dari 1.207 warga Purbalingga terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, 753 pasien positif Covid-19 masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, 415 pasien sembuh dan 39 meninggal.

Kendati demikian, Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana tidak akan memberlakuka jam malam. Tapi penegakkan disiplin protokol kesehatan akan diperketat. “Kalau diberlakukan jam malam, saya khawatir tidak sesuai arahan presiden. Apalagi saat ini menjelang hari pemungutan suara pemilihan bupati,” tutur Sarwa di pringgitan pendapa Dipokusumo, Senin siang (30/11/2020).

Sarwa yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Hanung Wikantono, Direktur RSUD Goeteng Taroenadibrata Sulistya Rini candra Dewi dan Direktur RS Panti Nugroho, Jusi Febrianto menambahkan, terkait lonjakan tersebut, Pemkab Purbalingga akan tetap kukuh melaksanakan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Untuk mendorong kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, pemkab akan meningkatkan frekuensi razia pelanggar protokol kesehatan, memasang voice announcer protokol kesehatan di tiap traffic light, memasang spanduk himbauan di seluruh wilayah Purbalingga.

Kepala Dinas Kesehatan Hanung Wikantono yang mendampingi Sarwa menimpali, angka kesembuhan pasien covid-19 di Purbalingga masih kecil, yakni 55 persen. Sementara kematian meningkat siginifikan menjadi 39 orang. Bahkan kasus positif juga merambah ke tenaga kesehatan yang berakibat penutupan layanan sementara beberapa puskesmas. (Rus)

BERITA REKOMENDASI