PSMP Gelar Lomba Cipta dan Baca Puisi

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia, Paduan Suara Merah Putih (PSMP) bekerja sama dengan Kemendikbud, menyelenggarakan lomba Cipta dan Baca Puisi tingkat SMP/sederajat se-Indonesia. Lomba digelar 18 Agustus 2020 dengan menggunakan aplikasi zoom. Dari lomba ini diharapkan bibit-bibit penyair muda potensial yang akan turut meramaikan jagat kesusastraan Indonesia.

Menurut Ketua Umum PSMP Delly Rasubala, lomba bertema ‘Aku Cinta Negeriku’ bertujuan mewadahi ekspresi kecintaan anak negeri melalui puisi. Puisi sebagai karya sastra, saat ini seakan-akan kurang mendapat perhatian dalam percaturan sosial maupun budaya. Karena itu, perlu dibuat sebuah agenda untuk menghidupkan kembali dunia perpuisian.

“Mendekatkan pelajar kepada cita, karya dan karsa untuk sampai pada jiwa nasionalisme serta patriotisme merupakan kewajiban kita bersama,” jelas Delly Rasubala.

Ditambahkan, pelajar SMP ada pada transisi masa yang menentukan pola pikir anak Indonesia di masa yang akan datang. Berbeda dengan umumnya lomba cipta dan baca puisi, peserta menulis puisi tapi puisi yang dibacakan untuk lomba disediakan panitia.

Ketua Pelaksana, Sarkundina menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan membaca puisi memerlukan pendalaman, sementara puisi peserta baru ditulis. “Tentu saja kualitas puisi akan sangat mempengaruhi hasil lomba,” jelas Sarkundina.

Dalam lomba ini, panitia melibatkan Dr Abdul Wachid BS (Purwokerto), Isbedy Setiawan ZS (Lampung) dan M Rois Rinaldi (Banten) sebagai dewan juri. Lomba baca puisi dilaksanakan dua tahap, pertama yakni para peserta mengirim video melaui email panitia yang telah disediakan dalam lembar pendaftaran. Tahap kedua yakni penilaian dimana sebanyak 10 finalis membaca puisi secara langsung melalui zoom.

Pendaftara bisa dilakukan secara online melalui : http//docs.google.co,/forms/d/e/1DAIpQLSch7MpjoWaY747HNCjDLP2RRvulGxLNKYgsddB.

Adapun puisi yang disediakan panitia Selamat Pagi Indonesia (Sapardi Djoko Damono), Krawang-Beksi (Chairil Anwar),Nyanyian Kebangkitan (Ahmadun Yosi Herfanda), Negeri yang Kuimpikan (Isbedy Stiawan ZS), Aku Mencintaimu (Muhammad Rois Rinaldi), Gadis Peminta-minta (Toto S Bachtiar), dan Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini (Taufiq Ismail).

Mengenai target peserta, Sarkundina menyampaikan pihaknya ingin menjaring peserta sebanyak-banyaknya dari kalangan pelajar. Harapannya, karya penyair-penyair muda itu nantinya bisa terdokumentasikan dalam buku sastra. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI