Puspomad Rekonstruksi Pembuangan ‘Sejoli’ di Jembatan III Sungai Tajum

Editor: Agus Sigit

BANYUMAS,KRJogja.com – Penyidik Pusat Militer TNI AD (Puspomad) Senin (3/1/2022) menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pembuangan korban tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, di Jembatan III Sungai Tajum, Desa Menganti, Rawalo, Banyumas. Dalam rekonstruksi tersebut penyidik Puspomad menghadirkan tiga tersangka yakni Kolonel Inf Priyanto, Koptu Andreas Dwi Atmoko, dan Kopda Ahmad Sholeh.

Saat digelar rekontruksi masyarakat maupun wartawan dilarang mendekat sekitar 100 meter di lokasi jembatan Sungai Tajum yang dijadikan sebagai lokasi pembuangan korban tabrak lari pasangan sejoli Handi Saputra dan Salsabila, oleh ketiga tersangka.

Dari pantauan dilapangan mobil panther hitam bernomor polisi B 300 Q milik tersangka berada di jembatan Sungai Tajum dari arah Cilacap menuju Banyumas.

Sedang tujuh mobil lainya milik Puspomad memasuki jembatan, setelah itu. Saat rekontruksi tiga oknum TNI Tersangka tersebut kemudian menuju mobil panther yang telah berada di tengah jembatan.

Dalam rekontruksi tersebut korban pertama Handi Saputra yang diganti boneka, dibuang ke Sungai dengan posisi kepala berada di bawah, sedangkan korban kedua Salsabila dibuang dengan posisi kaki terlebih dahulu.

Sungai Tajum yang bermuara di Sungai Serayu merupakan lokasi pembuangan kedua korban, Handi dan Salsabila. Seusai melakukan rekontruksi tidak ada keterangan yang disampaikan penyidik Puspomad kepada awak media yang melakukan liputan. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI