Putri Buruh Tani Diterima SMA TN Jalur Beasiswa

Editor: KRjogja/Gus

Untuk tahun ini tercatat sekitar 1600 casis yang lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi akademik. Sekitar 700 Casis yang lolos passing grade tes akademik memasuki tahap berikutnya. Yakni tes pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, dan wawancara.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Lusi gigih dalam belajar. Keterbatasan yang ada bukan kendala untuk mewujudkan cita-citanya itu. Bahkan, dalam suasana Pandemi Covid-19, Lusi selalu rutin mengikuti pembelajaran secara daring. Sesekali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, Lusi datang ke sekolah untuk berkonsultasi dengan guru-gurunya jika ada materi yang kurang dipahami.

“Saya mengikuti seluruh kegiatan seleksi casis SMA TN secara daring, kecuali pemeriksaan kesehatan,” ujar Lusi yang bercita-cita menjadi dosen Biologi ini.

Melalui tahapan yang cukup panjang tersebut akhirnya diperoleh 350 siswa yang dinyatakan lolos sebagai siswa SMA TN. Dan diantara 350 siswa tersebut, salah satunya adalah Lusiana Dewi, yang diterima melalui jalur beasiswa Gubernur Jawa Tengah.

Sejak duduk di SD Negeri 4 Bukateja, Lusi dikenal rajin belajar dan memiliki banyak prestasi. Berlanjut di SMPN 1 Bukateja, Lusi yang aktif di Pramuka dan OSIS ini, selalu mendapat peringkat pertama dan sering meraih prestasi membawa nama baik sekolahnya.

Kepala SMP Negeri 1 Bukateja, Tjandra Irawati S.Pd mengaku bangga dan bahagia atas prestasi yang diraih Lusi. Pasalnya, Lusi mampu memperoleh beasiswa Gubernur Jawa Tengah serta meneruskan tradisi alumni SMP Negeri 1 Bukateja yang diterima di SMA TN.

“Salah satu lulusan SMPN 1 Bukateja, Briantama Hascaryo Pamungkas diterima SMA TN pada tahun pelajaran 2012/2013 silam, juga melalui jalur beasiswa,” ujar Tjandra Irawati.

Briantama yang setelah lulus SMA TN melanjutkan ke Politeknik Keuangan Negara STAN, kini sudah bekerja di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon 2, Jawa-Barat.

“Kami selalu memfasilitasi dan memotivasi siswa yang akan melanjutkan ke SMA TN. Termasuk Lusi, untuk membantu proses seleksi secara online, sekolah berupaya memberi bimbingan dan memfasilitasi komputer dan jaringan internet sebaik-baiknya,” ujar Tjandra Irawati. (Rus)

BERITA REKOMENDASI