Tingkatkan Kesejahtraan, Petani Ikan Dilatih Budi Daya Maggot

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Guna meningkatkan kesejahteraan petani ikan air tawar, di Banyumas dan Cilacap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP), Kamis (5/3/2020) memberikan pelatihan budi daya maggot sebagai pakan ikan air tawar pengganti pelet. Pelatihan yang digelar di Desa Banteran, Sumbang, Banyumas diikuti 120 petani ikan tawar dari Kabupaten Banyumas dan Cilacap.

Pelatihan budi daya magot dengan memanfaat sampah organik dibuka oleh anggota Komisi IV DPR RI Sunarna.

Anggota Komisi IV DPR RI Sunarna, saat ditemui seusai membuka pelatihan mengatakan kegiatan digelar sebagai upaya untuk meningkatan kesejahteraan pembudi daya ikan air tawar.

“Kegiatan pelatian dalam rangka peningkatan kesejahtraan mereka, tentu perlu pelatihan, perlu pembekalan yang itu tentunya enggak cukup sekali,” kata Sunarna yang berasal dari Fraksi PDIP Daerah Pemilihan Jawa Tengah Banyumas-Cilacap.

Dijelaskan dalam pelatihan tidak cukup sekali, tetapi bertahap hingga nantinya mereka berhasil dan dapat memberikan dampak signifikan bagi keluarganya sehingga bisa berdaya.

Sebelumnya anggota DPR RI ini telah mengunjungi kelompok pembudi daya ikan di sejumlah wilayah Banyumas guna memberikan dukungan selain melalui kegiatan pelatihan tersebut.

Kepala Puslatluh KP Lilly Aprilya Pregiwati menambahkan pihaknya memberikan pelatihan budi daya maggot sebagai alternatif dari pakan pelet atau pabrikan yang biasa diberikan untuk ikan supaya masyarakat bisa menekan biaya produksi yang biasa dikeluarkan untuk membeli pakan hingga 60 persen.

“Saya mengharapkan 120 pembudi daya ikan yang mengikuti pelatihan tersebut akan mampu membudidayakan maggot sebagai pakan alternatif pengganti pelet,” ungkapnya.(Dri)

BERITA TERKAIT