Ribuan Pendaki Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA (KRjogja.com) – Sedikitnya 1.550 pendaki dari berbagai kota memperingatan Hari Kemerdekaan Indonesia di puncak Gunung Slamet. Ribuan pendaki itu mulai perjalanan secara bergelombang dari Pos Dusun Bambangan Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Purbalingga pada Selasa sore (16/8) dan mencapai puncak gunung setinggi 3.428 meter dari permukaan laut (dpl) itu pada Rabu pagi (17/8). Tersebar informasi salah seorang pendaki gunung terjatuh dan mengalami luka-luka.

"Memang sempat ada berita satu orang pendaki terjatuh ke jurang dalam perjalanan menuju puncak. Atas informasi itu semua petugas SAR yang berjaga di pos Bambangan, melakukan pengecekan pada setiap pimpinan rombongan,"" tutur Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Purbalingga, Ir Prayitno MSi kepada wartawan, saat melakukan pemantauan di Pos Bambangan, Desa Kutabawa, kecamatan Karangreja, Rabu (17/8).

Hanya saja, laporan dari petugas Search And Rescue (SAR) yang menyisi rute pendakian, tidak mendapati informasi soal jatuhnya salah seorang pendaki. Prayitno menduga pendaki yang dikabarkan jatuh ada tidak melewati jalur pendakian Bambangan.

Slamet Ardiansah, petugas di pos Bambangan menuturkan, Tim SAR yang siaga di pos Bambangan, hanya menerima laporan seorang pendaki yang mengalami kesurupan di pos II. Pendaki itu atas nama Maulana (18) asal Jakarta. "Tim SAR yang mendapat laporan langsung naik menuju Pos II dan melakukan evakuasi terhadap yang bersangkutan,” ujar Slamet.

Seorang pendaki dari Bekasi, Agus (20) mengungkapkan, ia  bersama sembilan temannya memilih mendaki ke puncak Slamet melalui jalur Bambangan, karena dinilai paling aman. Jalur Bambangan merupakan rute favorit bagi pendaki gunung sejak puluhan tahun lalu. (Rus)

BERITA REKOMENDASI