Rumah Warga Bobosan Dilempar Bom Molotov, Motif Masih Didalami

Editor: Agus Sigit

PURWOKERTO,KRJogja.com- Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas, Jumat (28/1/2022) masih melakukan penyelidikan terkait pelemparan bom molotov tepat di depan pintu rumah Supriyanto (53) warga Jalan Kamandaka Nomor 423 Kelurahan Bobosan, Purwokerto Utara, Banyumas.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry, menjelaskan terkait
adanya pelemparan botol minuman berenergi ke salah satu rumah warga Bobosan Satreskrim bersama tim identifikasi Polresta Banyumas langsung menuju TKP.
“Tim Inafis sudah kelokasi untuk melakukan penyelidikan. Pada saat tim tiba di lokasi, untuk di lokasi  sudah dalam kondisi dibersihkan oleh pemilik,” kata Kompol Berry.
Supriyanto, pemilik rumah saat ditemui KRJogja.com, di rumahnya menjelaskan pada Rabu (26/1/2022) dinihari sekitar pukul 00,55, ia mendengar ada suara benda becah tepat di depan pintu rumahnya.
Saat dicek ternyata ada botol sekuran minuman suplemen berisikan bahan bakar lengkap dengan sumbunya menyala. Mendapati kejadian itu ia bersama istrinya dan tetangga memadamkan api tersebut dengan air.
” Masih beruntung kami belum tidur, sehingga begitu ada suara benda pecah langsung dilihat dan kobaran apinya dimatikan,” kata Supriyanto.
Menurut penuturan warga setempat yang melihat, saat ada sepeda motor yang datang dari arah barat, dan berhenti di rumah korban yang jualan sembako.
Seketika itu juga pelaku yang diduga berboncengan melemparkan molotov tepat didepan pintu rumah. Pagi harinya kejadian dilaporkan ke Polsek Purwokerto Utara. Sejumlah barang bukti berupa pecahan botol suplemen dan masih ada bahan bakar diamankan polisi.
Kemudian pada Jumat (28/1/2022) Tim Inafis Satreskrim Polresta Banyumas melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan memintai keterangan sejumlah saksi.
Meski begitu hingga kemarin belum diketahui motif pelemparan molotov di rumah korban.(Dri)

BERITA REKOMENDASI