Sambut Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 5 Tambah 8 Kereta

 

BANYUMAS, KRJOGJA.com  –  Sebanyak 8 kereta tambahan dipersiapkan oleh PT KAI Daop 5 Purwokerto untuk menyambut libutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018-2019. 

Selai menyiapkan kereta tambahan, Daop 5 bersiap siaga mengantisipasi wilayah yang rawan bencana alam. Setidaknya ada 15 titik rawan banjir dan longsor karena kondisi daerah Daop 5 sebagian berbukit dan sungai.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Selasa (11/12/2018), menjelaksan, 8 KA tambahan itu, yakni KA Purwojaya relasi Cilacap-Kroya-Gambir pulang pergi (PP), KA Sawunggalih (Kutoarjo-Pasarenen PP), KA Kutojaya Utara  (Kutoarjo-Pasarenen PP). Kemudian KA Kutojaya Selatan relasi kutoarjo (Kiaracondong-Bandung PP).

"Selain itu, 8 KA tambahan dari Daop 5 juga masih ada perjalanan 18 KA tambahan yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto," jelas Supriyanto.

Delapan belas KA tambahan yang melewati Daop 5 Purwokerto yakni, KA Argo Lawu fakultatif relasi Solo-Gambir PP, KA Argo Dwipangga fakultatif (Solo-gambir PP), KA Taksaka Pagi tambahan (Yogya-Gambir PP), KA Taksaka Malam tambahan  (Yogya-Gambir PP), KA Gajayana tambahan (Malang-Gambir PP).

KA Lodaya tambahan relasi Solo-Bandung PP, KA Pasundan tambahan (Surabaya-Kiaracondong Bandung PP, KA Mataram Premium (Lempuyangan – Pasarenen PP). Masa angkutan Nataru ditetapkan selama 18 hari, yakni mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Supriyanto, menambahkan, pada hari biasa, KA yang berangkat atau berakhir di Daop 5 Purwokerto ada 26 KA. Sedangkan KA dari Daop lain sebanyak 54 KA.  Perjalanan KA barang sebanyak 34 KA. Total perjalanan KA dalam 1 hari sebanyak 114 KA.

Kemudian pada masa angkutan Nataru 2018/2019 ada tambahan 26 KA yang terdiri 8 KA di Daop 5 Purwokerto, dan 18 KA dari Daop lain yang melewati Daop 5 Purwokerto.

Persiapan lain yang dilakukan PT KAI Daop 5 selama masa angkutan Nataru tersebut seluruh pegawai KAI dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun. Pegawai yang disiapkan sebanyak 2.011 personel yang terdiri dari pekerja di Daop 5 Purwokerto dan bantuan personel dari TNI dan Polri.

Personel petugas keamanan sebanyak 427 orang. Mereka akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan objek-objek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta. (Dri)

BERITA REKOMENDASI