Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Jeruklegi Ditutup Sementara

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP, KRJOGJA.com – Seorang pedagang di Pasar Minggu, Jeruklegi Wetan, Jeruklegi Cilacap dinyatakan positif Covid-19, sehingga pasar tersebut dinyatakan ditutup sementara selama dua hari, Sabtu dan Minggu (3-4/10/2020). Penutupan tersebut dimaksudkan untuk menetralisir pasar tersebut setelah dilakukan penyemprotan disinfektan. Agar pasar tersebut bebas pengunjung maka dipasangi garis polisi.

Pada Senin (28/9), pedagang gerabah Pasar Minggu yang bermukim di Desa Tritih Lor itu berinisiatif melakukan tes Swab di Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC) secara pribadi. Kemudian hasil tes swab tersebut keluar pada Rabu (30/9), dan pedagang itu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari penemuan itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeruklegi melakukan kontak erat, terhadap keluarga pedagang itu dan warga sekitar serta sejumlah pedagang Pasar Minggu,” ujar Rosikin, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Jeruklegi, Sabtu (3/10). Ada sebanyak 6 orang pedagang pasar dan 4 orang anggota keluarga pedagang yang positif Covid-19, yang dites swab.

Sedang pedagang yang positif Covid-19 itu langsunh diantar ke RSPC, untuk menjalani isolasi, mulai Jumat (2/10).

Disamping melakukan tes swab masal, tim melakukan penyemprotan disinfektan pada sekitar rumah pedagang tersebut dan di lingkungan Pasar Minggu. Karena habis semprot disinfektan, maka pasar ditutup sementara hingga Minggu (4/10).

BERITA REKOMENDASI