Selama 2020 Terjadi 41 Kasus Kekerasan Anak di Banyumas

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS,KRJogja.com – Pelayanan Terpadu Penanganan dan Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (PPT PKBGA) Kabupaten Banyumas, mencatat kasus kekerasan terhadap anak (KTA) pada tahun 2020 di Banyumas ada 41 kasus. Kasus tersebut mendominasi dalam kasus perempuan dan anak yang didampingi oleh PPT PKBGA Kabupaten Banyumas.

Ketua Pelaksana PPT PKBGA Kabupaten Banyumas Dr. Tri Wuryaningsih, M.Si, Jumat (1/1/2021) menjelaskan dari Januari 2020 hingg 30 Desember 2020, kasus perempuan dan anak yang ditangani dan didampingi PPT PKBGA Kabupaten Banyumas ada sebanyak 96 kasus.

Kasus sebanyak itu, terdiri Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 19 kasus, kekerasan terhadap perempuan di luar ranah (KDRT) 8 kasus.

Kekerasan terhadap anak (KTA) 41 kasus. Kemudian Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) 22 kasus.Kesulitan bertemu anak pasca perceraian 4 kasus, trafiking 1 kasus, dan buruh migran 1 kasus.

“Dari berbagai kasus di atas, kasus tertinggi adalah kekerasan terhadap anak yaitu sebanyak 41 kasus, yang didominasi kasus kekerasan seksual sebanyak 35 kasus atau 85,36%,” kata Tri Wuryaningsih.

Menurutnya dibandingkan dengan tahun 2019, kasus yang dilaporkan di PPT PKBGA Kabupaten Banyumas pada tahun 2020 lebih sedikit.

BERITA REKOMENDASI