Seluruh Jalan Menuju Pusat Kota Cilacap Ditutup

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Untuk menekan mobilitas warga dengan di rumah saja, Pemkab Cilacap juga akan melakukan penutupan seluruh ruas jalan menuju pusat Kota Cilacap mulai Sabtu (10/07/2021) pukul 06.00 WIB. Penutupan jalan tersebut diberlakukan setiap Sabtu dan Minggu selama PPKM Darurat dilaksanakan.

“Penutupan jalan dilakukan dalam rangka penerapan Instruksi Bupati (Inbup) nomor 17 tahun 2021 tentang PPKM Darurat, untuk mencegah penyebaran Covid-19, dengan mengambil langkah mengurangi mobilitas masyarakat pada akhir pekan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Cilacap, Tulus Wibowo, Jumat (09/07/2021).

Adapun jalan yang akan ditutup terdiri Jalan Gatot Subroto mulai perempatan terminal kearah kota, Jalan Jenderal Sudirman mulai perempatan Bandengan kearah alun-alun, Jalan A Yani ke arah alun-alun, Jalan LE Martadinata kearah pasar gede, Pintu kereta api Jalan LE Martadinata, Pintu kereta api Jalan Sudirman, Pintu kereta api Jalan Suprapto, Pintu kereta api Jalan Rinjani, Pintu kereta api Jalan Kawi, Pintu kereta api Jalan Flores.

Menurutnya, sepuluh titik jalan kearah kota Cilacap ditutup mulai Sabtu (10/07/2021) selama PPKM Darurat berlangsung. “Jalan itu kita tutup selama 24 jam dan harus ditaati oleh masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, jalan ditutup setiap Sabtu Minggu sampai PPKM Darurat selesai, kalau perkembangan Covid semakin tidak terkendali bisa ditutup setiap hari,” lanjutnya.

Dijelaskan, sejak PPKM Darurat diberlakukan, jalan sekitar alun-alun Kota Cilacap sudah ditutup setiap hari mulai pukul 15.30 WIB hingga malam hari. Dengan tujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat di sekitar alun-alun. “Yang Ditutup selama ini, jalan menuju sekitar alun-alun seperti Jalan Jenderal Sudirman depan SMPN 8 dan depan Kodim Cilacap, Jalan Ahmad Yani, “jelasnya.

Sedang Kapolres Cilacap AKBP Dr Leganek Mawardi berharap masyarakat untuk dapat mematuhi aturan tersebut dengan mengurangi mobilitas dan lebih baik di rumah saja atau stay at home. “Untuk masyarakat yang memasuki wilayah Kabupaten Cilacap, pada pos pos perbatasan akan dilakukan penyekatan dan operasi yustisi,” katanya.

Dijelaskan, untuk pelaku perjalanan esensial akan diminta menunjukkan surat keterangan vaksin dan hasil swab antigen. Penyekatan dilakukan di perbatasan Sampang, Jetis Nusawungu, Mergo Dayeuhluhur dan Rawaapu.

Apabila pelaku perjalanan tidak dapat menunjukan surat tersebut maka akan diputar balikan. Selain itu juga akan dilakukan swab antigen secara acak. (Otu)

BERITA REKOMENDASI