Sering Tergenang, Pedagang Pasar Wangon Mengeluh

BANYUMAS (KRjogja.com)- Penjual dan pembeli Pasar Wangon Banyumas mengeluhkan karena pasar tergenang air terutama saat turun hujan. Karena itu, mendesak pihak Pemkab Banyumas, terutama Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Kabupaten Banyumas untuk memperbaiki talang air dan drainase yang sudah tidak berfungsi dengan baik.

"Kenapa banjir bisa masuk pasar, kiranya karena talang air dan draenase atau got saluran pembuangan air tidak bisa bekerja dengan baik, mungkin karena sudah banyak yang rusak" kata Muflihudin (50), salah seorang pedagang pakaian di Blok Los A2 Pasar Wangon, Senin (19/9). 

Menurutnya, kondisi seperti itu sebenarnya telah lama berlangsung, diperkirakan mulai tahun 1997. Posisi talang yang membentang rata di atap pasar juga bisa sebagai sebab air mudah meluap. Mestinya talang itu kan miring menurun, karena air akan mengalir ke posisi turun. "Lha, talang amat panjang kok rata, ya air hujan meluap, jatuh dan menggenangi lantai dalam pasar saat hujan. Selain itu pembuatan saluran pembuangan air atau got dalam pasar yang terlalu kecil dan sempit," ujar Muflihudin.

Kepala TU Unit Pasar Wangon Iksan membenarkan keadaan tersebut padahal kerusakan sudah diperbaiki oleh pihak kontraktor selaku pihak ketiga. (Ero)

BERITA REKOMENDASI