Sindikat Pencuri Mesin Traktor Lintas Provinsi Dibekuk

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Tiga anggota sindikat perampokan dan pencurian mesin traktor sawah lintas propinsi diringkus Tim Reskrim Polres Cilacap. Ketiga anggota sindikat itu terdiri tersangka Yo dan Al warga Cianjur Jawa Barat serta MH warga Kroya Cilacap.

Sebanyak 11 unit mesin traktor, satu unit mobil Honda Mobilio warna putih dengan nopol  F-1544-AA yang biasa digunakan sindikat itu ketika beraksi diamankan. Terdapat pula sebuah tas kecil warna coklat, satu set kunci pas, sebuah alat tang dan tiga batang  kunci leter L dijadikan barang bukti oleh petugas.

Baca juga :

Kehabisan Uang Lalu Curi Motor, Mantan TKI Didor!
Pencuri Spesialis HP dalam Bagasi Motor Diringkus

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto didampingi Kasat Reskrim AKP Onko Gradiarso Sukahar mengatakan, Yo dan Al kini dipinjam Polres Cimahi karena terlibat kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan di daerah tersebut. Menurutnya ada 16 kasus pencurian mesin traktor yang dilakukan sindikat tersebut di wilayah Cilacap dengan sasaran mesin traktor yang diparkir di luar rumah, baik di halaman rumah korban maupun di persawahan, saat petani memasuki musim tanam.

"Terakhir kasus pencurian yang dilakukan sindikat itu terjadi di Jeruklegi dengan sasaran  dua unit mesin traktor milik Tolib warga Cikembulan, Jeruklegi Kulon, Cilacap, pada  29 Agustus lalu," katanya.

Saat itu, mesin traktor tersebut diparkir di teras rumah korban tanpa dilengkapi kunci pengaman. “Pada 30 Agustus  dini hari, korban dibangunkan tetangganya, jika beberapa saat sebelumnya, terlihat satu unit mobil bak warna putih terparkir di halaman rumah korban dan sesaat kemudian kabur dengan mengangkut dua mesin traktor yang berhasil dipreteli," lanjutnya.

Atas laporan tersebut Polres Cilacap segera melakukan penyelidikan. Namun pada saat itu, Polres Cilacap menerima permintaan bantuan dari Polres Cimahi untuk menangkap dua tersangka perampokan di Cimahi yang melarikan diri ke Cilacap. "Kedua tersangka perampokan itu berhasil ditangkap di daerah, Kroya, Cilacap," katanya.

Sebelum menyerahkan para tersangka ke Polres Cimahi, diperiksa dulu di Cilacap untuk mengetahui kemungkinan para tersangka beroperasi pula di Cilacap. Dari pengakuannya, para tersangka juga melakukan pencurian mesin traktor sebanyak 16 kali di Kecamatan Kedungreja Gandrungmangu Bantarsari Jeruklegi Cilacap Utara dan Kecamatan Adipala.

Pencurian itu dilakukan dengan bekerja sama MH warga Kedawung Kroya Cilacap. "Dari pengakuan itulah kami tangkap pula MH di rumahnya," tambahnya.

Menurut tersangka MH, dirinya hanya bertugas mengemudikan mobil bak untuk mengedrop para tersangka lokasi sasaran dan mengakut mesin hasil curiga. "Dalam semalam kami bisa mendapatkan dua unit mesin traktor," tuturnya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI