Sindikat Pengganda Uang Dibekuk Warga

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Warga dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas berhasil membekuk dua dari tiga pelaku penggadaan uang di pinggir jalan raya Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang Banyumas. Kedua pelaku yang hingga Kamis (16/07/2020) masih menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim Polresta Banyumas.

Para pelaku yang ditangkan, Dsp (31) warga Kalikajar Wonosobo, Rmt (42) warga Lebak, Banten. Sedang satu pelaku Wh (47) warga Wonosobo masih diburu dan masuk dalam daftar pencarian orang.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka yang dihubungi melalui Kasat Reskrim AKP Berry mengatakan polisi berhasil mengamankan pelaku Dsp dan juga Rmt yang mengaku bisa melipat gandakan uang kepada korban Sigit Haris (42) warga Madiun, Jawa Timur, Rabu (15/07/2020) kemarin. Sebelumnya korban mengenal pelaku melalui mediasosial Facebook.

Kepada korban pelaku mengaku bisa melipatgandakan uang yang semula Rp 100 juta menjadi Rp 500 juta rupiah. “Kemudian pada hari Rabu (15/07/2020) korban bertemu dengan pelaku di sebuah warung makan di desa Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas,” kata Berry di Mapolres Banyumas, Kamis (16/07/2020).

Selanjutnya korban diajak naik mobil yang dikendarai oleh Rmt untuk menemui pelaku Dsp yang berada disebrang jalan. Tidak lama kemudian pelaku Wah, lalu menyuruh korban untuk turun dan menemui dua pelaku lainya. “Pada saat inilah pelaku Wah menjalankan mobilnya dan membawa kabur tas milik korban yang berisi uang Rp 100 juta rupiah,” terang Berry.

Korban yang mendapati kejadian tersebut teriak minta tolong, polisi yang datang bersama warga berhasil menangkap pelaku Dsp da Rmt serta mengamankan barang bukti berupa satu buah tas yang berisi tiga handphon. Akibat aksi tersebut korban mengalami kerugian Rp 100 juta. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI