Soal Gempa Pangandaran, Garut, Cilacap, Begini Penjelasan BMKG

CILACAP, KRJOGJA.com – Gempa mengguncang Pangandaran hingga Cilacap, Jawa Barat, pukul 14.11.40 WIB, Minggu (24/5/2020), tepatnya di Samudera Hindia Selatan Jawa. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan kekuatan gempa dari M 5,1 menjadi M 5,0.

Episenter gempa itu terletak di laut dengan jarak 98 km arah selatan Garut, Jawa Barat. Pusat gempa berada di kedalaman 68 km. Episenter adalah titik gempa di permukaan bumi tepat di atas hiposenter (pusat gempa).

BMKG menyebut, gempa ini merupakan jenis gempa menengah. Hal tersebut berdasarkan pengamatan lokasi episenter (pusat gempa) dan kedalaman hiposenternya.

“Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, dalam siaran tertulis BMKG soal gempa siang tadi, Minggu (24/5/2020).

BERITA REKOMENDASI