Stok Pupuk Mencukupi

BANYUMAS (KRjogja.com) – Beberapa tahun lalu terjadi kelangkaan pupuk urea saat musim tanam tiba adalah hal biasa. Tetapi untuk musim tanam saat ini pengadaan pupuk mudah diperoleh.

Slamet Subejo (59), warga Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati, Banyumas, Jumat (05/08/2016) mengaku tenang dengan usaha pertaniannya karena selain harga pupuk yang stabil, juga persediaan pupuk di toko pengecer selalu tersedia kapanpun waktunya. "Sungguh ini berbeda dengan beberapa tahun lalu, kelangkaan pupuk telah menjadi berita biasa setiap musim tanam padi. Harga pun dulu hampir selalu melonjak saat terjadi kelangkaan pupuk,” kata Slamet Subejo.

Sementara itu Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Sudiono, mengatakan, untuk pupuk jenis urea kebutuhan se kecamatan pertahunnya mencapai 1.358 ton, pupuk Ponska atau MPK mencapai 441 ton, SP36 diangka kebutuhan 498 ton. "Sedangkan pupuk organik merupakan kebutuhan tertinggi dari petani mencapai 1.855 ton. Sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk di wilayah Banyumas dinilai masih sesuai dan terjangkau untuk di tingkat pengecer," jelasnya.

Untuk HET pupuk Urea, kata Sudiono, ada di kisaran normal Rp 1.800 perkilogramnya. Untuk Ponska atau MPK perkilogramnya mencapai Rp 2.300, untuk SP36 diharga eceran Rp 2.000 perkilogram, sedangkan ZA, yakni pupuk yang mengandung unsur belerang, ada di kisaran harga Rp 1.400 perkilogram. (Ero)

BERITA REKOMENDASI