STPP Gelar Rakor Percepatan Luas Tambah Tanam

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – STPP Magelang melaksanakan rapat koordinasi evalusai pencapaian target luas tambah tanam (LTT) Pajale (padi jagung kedele) dan optimalisasi pemanfaatan alat mesin pertania (Alsintan) Kabupaten Cilacap di hotel Whiz Cilacap, Selasa (21/05/2018). Rakor dihadiri  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap beserta jajarannya, Komandan Kodim 0703 Kabupaten Cilacap, petugas Data Balai Penyuluhan Pertanian masing-masing kecamatan.

Kadinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Ir Gunawan MM mengharapkan tetap semangat dalam pencapaian target percepatan LTT Pajale. "Para pihak terkait tidak saling menggurui, masing-masing petugas di 24 kecamatan fokus pada pencapaian target tersebut," kata Gunawan.

Ditambahkan memasuki bulan kemarau, perlu diantisipasi kendala yang mungkin timbul terkait kekeringan. “Inventarisasi sumber-sumber air dan pendataan kondisi kekeringan di masing kecamatan, serta kebutuhan tambahan alat mesin pertanian sebagai solusi,” tambahnya.

Ketua STPP Ir Ali Racman MSi dalam pengarahannya menyampaikan, strategi percapaian target LTT pada bulan April – September 2018 akan dicermati bersama untuk didiskusikan sehingga dapat dicapai dengan kerjasama pihak-pihak terkait. "Beberapa hal perlu dicermati seperti pemanfaatan teknologi alsintan mendukung pencapaian target LTT upsus pajale," kata Ali.

Hal lain adalah traktor pertanian untuk pengolahan tanah, pompanisasi mengatasi keterbatasan air di lahan pertanian dengan menambah jumlah pompa air untuk digunakan kelompok tani mengalirkan air dari sungai, maupun embung ke lahan persawahan, sehingga dapat mengatasi kendala kekeringan, dan identifikasi sumber-sumber air.

Komandan Kodim 0703 Cilacap, Lekol (Inf) Yudi Purwanto menyampaikan paparan kegiatan jajarannya dalam rangka pencapaian swasembada pangan nasional. Kodim Cilacap selama ini dan masa mendatang melalui para Danramil beserta babinsanya siap melakukan berbagai upaya khusus semaksimal mungkin, untuk mendukung program-program Kementerian Pertanian.

Kabid Tanaman Pangan Ir. Ermawati Syahyuni MP menyampaikan paparan perkembangan LTT Pajale dan Strategi Pencapaiannya sekaligus memandu diskusi dan breakdown kesepakatan target bersama Petugas Data. Hasil diskusi menunjukkan target LTT padi Mei 15.549 Ha, terus diupayakan didukung potensi 7.790 ha dan pencaian potensi areal tambahan.

“Strategi yang dilakukan antara lain percepatan tanam dengan  melakukan sebar petak, identifikasi prediksi kekeringan lahan pertanian, menghitung kebutuhan penyediaan sarana untuk mengatasi kekeringan (pompa air dan sumur pertanian) dan upaya penyediaan sarana untuk mengatasi kekeringan,” jelasnya.

Ini mengingat, irigasi di Serayu pada 15 Juli sampai dengan 15 September dilaksanakan pengeringan total, untuk perbaikan saluran irigasi. Hal ini diantisipasi dengan pengaturan tanaman padi jagung kedelai secara terencana pada lahan-lahan terdampak. (*)

BERITA REKOMENDASI