Tahun Baru, Cilacap Punya Klaster Baru

CILACAP, KRJOGJA.com – Memasuki tahun baru 2021, Kabupaten Cilacap ditandai munculnya klaster baru pesantren Covid-19 di Kecamatan Cilacap Tengah. Santri yang terpapar Covid-19 mencapai 101 orang. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Satgas Penanganan Covid-19 mendirikan dapur umum di sekitar pesantren tersebut.

“Ini dilakukan karena dari hasil upaya Satgas memisahkan warga ponpes yang negatif di tempat terpisah,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Cilacap yang juga Kepala Dinas Kominfo Cilacap, M Wijaya, beberapa waktu lalu. Dari upaya pemisahan itu diketahui, santri yang melakukan isolasi mandiri di asrama pesantren sebanyak 87 orang, 13 santri lainnya isolasi terpusat di Hotel @Hom, dan 1 santri dirawat di Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC).

Menurutnya, santri yang terpapar Covid-19 itu merupakan hasil tracing yang dilakukan Satgas pada 21 Desember lalu, terhadap 136 santri pesantren di Jalan Sumbawa Kelurahan Gunung Simping, Cilacap Tengah. Hasil dari pemeriksaan dengan tes swab terhadap sejumlah santri pesantren tersebut diketahui 101 santri terkonfirmasi positif Covid-19. “Awalnya, dari hasil swab yang keluar 21 Desember 2020 ditemukan 8 santri positif, kemudian hasil swab 24 Desember ditemukan 5 positif, dan 26 Desember 87 positif,” jelas Wijaya.

Dari hasil tes swab itu, lanjut Wijaya, 25 santri dinyatakan negatif dan 10 masih menunggu hasil swab. Selanjutnya, diketahui ada tambahan satu santri yang positif.

BERITA REKOMENDASI