Tak Ingin Rusuh, Ratusan Seniman Serukan Banyumas Damai

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Ratusan seniman di Banyumas yang tergabung dalam Banyumas Eling-Eling Society, Senin (19/10/10) menggelar aksi damai pagelaran budaya ebeg (kuda kepang-red), calung, tari lengger, dan kentongan, orasi dan pembacaan puisi, di Alun-alun Purwokerto.

Aksi pegelaran pementasan seni itu, untuk mengingatkan semua elemen masyarakat di Banyumas untuk tetap menjaga kondusivitas dan kedamaian di Banyumas.

Kegiatan itu, dilakukan, untuk menyikapi munculnya unjuk rasa sebelumnya dari elemen tertentu yang sempat sempat ricuh dengan aparat keamanan, di lokasi yang sama.

Aksi itu juga mendapat perhatian langsung dari Forkompinda, dengan cara mendatangi di tengah massa. Hadir di lokasi tersebut Bupati Achmad Husaein dan Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka.

Koordiantor aksi Purwanto mengatakan, seruan damai lewat budaya tersebut dilakukan karena ada rasa kegelisahan selaku warga Banyumas yang akhir-akhir ini muncul sikap anarkis saat menyampaikan aspirasi atau demonstrasi.

“Pagelaran ini, untuk menunjukkan kepada semuanya, bahwa saebagai warga Banyumas bisa happy, tidak harus diungkapkan dengan cara-cara yang anarkis,” katanya.

Penanggungjawab aksi, LPAS Widianingrum menambahkan, dalam seruan damai Banyumas ini, pihaknya juga menyampaikan pernyataan sikap supaya menjadi perhatian semua pihak.

Yakni menolak keras segala bentuk unjuk rasa yang anarkis, karena dapat menimbulkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak kondusif di Banyumas.

Menghormati dan menghargai perbedaan pendapat, dan tetap
mengutamakan cinta damai, bermartabat dan berbudaya.(Dri)

BERITA REKOMENDASI