Tampilkan Akun Fiktif, Penyedia Transportasi Online Digugat Rp 1,12 M

PURWOKERTO,KRJogja.com-  PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) selaku penyedia transportasi online Senin (27/1/2020) digugat oleh pemilik kedai kopi Kopigrafi di Purwokerto berkaitan memunculnya akun fiktif di aplikasi Grab Food. 

Sidang gugatan perdata di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dengan agenda pemeriksaan berkas. Majelis hakim yang memimpin sidang dipimpin  Dian Anggraini dan Hakim Anggota Rahma Sari Nilam serta Arief Yudiarto dihadiri pihak penggugat dan kuasa hukum Djoko Susanto. Sedangkan pihak tergugat diwikili kuasa hukum Abi Haryono dan Jonatan.

Gugatan senilai Rp 1,12 miliar diajukan ke PN Purwokerto, karena pihak penggugat yakni pemilik kedai, Widhiantoro Puji Agus Setiono  merasa dirugikan atas munculnya toko fiktif pada aplikasi Grab Food yang mengatasnamakan Kopigrafi.

Sidang perdana yang berjalan singkat, hanya dihadiri tergugat ketiga Grab pusat, sedang tergugat satu perwakilan Grab Purwokerto dan tergugat dua  perwakilan Yogyakarta tidak hadir. Untuk selanjutnya sidang akan digelar tanggal 17 Februari 2020  mendatang dengan memanggil ulang tergugat yang tidak hadir.

Kuasa hukum penggugat, Djoko Susanto seusai sidang menjelaskan kliennya, Widhiantoro, merasa dirugikan atas munculnya akun atau toko fiktif di aplikasi Grab Food yang menggunakan nama Kopigrafi.  Aku  fiktif mulai diketahui pada 30 Juli 2019. "Melalui surat pihak Grab sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Akan tetapi ini sangat merugikan klien kami, sehingga kami ajukan gugatan ke PN," kata Djoko.

Dijelaskan akun fiktif yang mengatasnamakan 'Kopigrafi' menampilkan menu yang berbeda dengan kedai aslinya. Selain itu klienya tidak pernah registrasi ke Grab, sehingga ini merugikan selaku pelaku UMKM. Akibat akun fiktif tersebut kedai milik penggugat omset penjualan  menurun drastis hingga 50 persen. Karena merasa dirugikan pemilik kedai akhirnya memutuskan mengajukan perdata ke PN Purwokerto.(Dri)

BERITA REKOMENDASI