Tanggul Sungai Dermaji Jebol 15 Meter

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Tanggul Sungai Dermaji di Kecamatan Karangpuncung Cilacap jebol sepanjang 15 meter dan tanggul lainnya terkikis aliran sungai tersebut sepanjang 5 meter dengan tinggi 3 meter, menyusul hujan lebat yang menguyur wilayah Kecamatan Karangpucung dan sekitarnya yang mengakibatkan aliran Sungai Dermaji meluap.

“Akibat peristiwa itu, sekitar 27 rumah dengan 33 KK warga Desa Karangpucung terancam,” ujar Camat Karangpucung Martono, Sabtu (31/10/2020).

Apabila tidak segera dilakukan penanganan darurat maka dikhawatirkan aliran Sungai Dermaji akan melimpah pada saat debit airnya meningkat. Untuk mendukung penanganan darurat dibutuhkan pemasangan bronjong di tepi sungai agar tanah tidak tergerus air kembali dan pembuatan tanggul di wilayah RT 03 Rw 06 agar aliran Sungai Dermaji tidak meluap serta menggenangi rumah warga yang bermukim di sekitara tanggul tersebut.

Sedang banjir di Kecamatan Kroya dan Nusawungu, Cilacap mulai surut, hingga tinggi genangan kini berkisar 30-60 cm. Namun demikian, tercatat 364 jiwa masih mengungsi di sejumlah tempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tri Komara Sidhy mengatakan untuk kelancaran distribusi permakanan itu, BPBD terus berkordinasi dengan Dinas Sosial Cilacap. Dijelaskan, banjir di Kecamatan Kroya, Cilacap telah merendam ribuan rumah warga empat desa.

Adapun banjir yang melanda Kecamatan Nusawungu, Cilacap, masih menggenangi 223 rumah warga Desa Nusawungu, 47 rumah warga Desa Kedungbenda, 50 rumah warga Desa Banjareja dan 57 rumah warga Desa Klumprit. dari sejumlah warga yang rumahnya trendam banjir hanya ada satu KK yang mengungsi.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendy Krisnawan mengatakan, hujan dengan intesitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Cilacap Utara, Jeruklegi, Sampang, Kesugihan, Adipala, Binangun, Nusawungu, Kroya, Majenang dan Dayeuhluhur dan dapat disertai kilat/petir dengan angin kencang.

“Hujan tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu sore, atau sekitara pukul 17.40,” katanya sehingga pihaknya mengimbau bagi warga Cilacap yang kini wilayahnya kebanjiran agar mewaspadainya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI