Tarif Dasar Listrik Naik, Beban Rakyat Kecil Bertambah

Editor: KRjogja/Gus

BANJARNEGARA, KRjogja.com – Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) mulai 1 Januari 2020 TDL dinilai hanya akan menambah beban rakyat kecil. "Pemerintah sebenarnya justru bisa menunda kenaikan tarif listrik untuk golongan non-subsidi 450 VA dan 900 VA," kata anggota Komisi VII DPR RI, Rofik Hananto.

Pernyataan olitisi PKS dari daerah pemilihan Jateng 7 itu disampaikan saat dihubungi wartawan di sela kunjungan mengisi masa reses di Banjarnegara, Minggu (22/12). Dikatakan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini belum baik.

Di sisi lain, beberapa faktor yang memengaruhi penyesuaian TDL seperti  harga minyak mentah Indonesia, tingkat kurs, dan inflasi menunjukkan kondisi yang relatif lebih baik. Untuk itu, seharusnya pemerintah menunda kenaikan tarif listrik.

Naiknya TDL, menurut Rofik,  justru bisa mengerek tingkat inflasi yang seharusnya tidak terjadi. Oleh karenanya, selain menunda kenaikan tarif listrik, pemerintah harus melakukan kajian data secara menyeluruh, termasuk database pelanggan listrik. "Lakukan update perbaikan database terlebih dahulu, sebelum nantinya melakukan penyesuaian tarif," katanya.

Menurut Rofik, database harus clear dulu agar subsidi nantinya tepat sasaran. Sehingga setiap masyarakat miskin dan tidak mampu benar-benar bisa mendapatkan haknya terhadap akses energi.  
 
Pemerintah melalui Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 19 Tahun 2019 memberlakukan penyesuaian tariff dasar listrik (TDL) terhadap golongan 900 VA rumah tangga mampu mulai 1 Januari 2020. (Mad)

 

 

BERITA REKOMENDASI