Tekan Bocah Gunakan Motor di Jalanan, Bus Sekolah Jadi Solusi

CILACAP, KRJOGJA.com – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kini Polres Cilacap menyediakan bus angkutan gratis, terutama untuk anak-anak sekolah. 

"Jadi misalnya ada siswa-siswa suatu sekolah akan menggunakan bus itu, silahkan pakai. Yang penting beri tahu dulu dan jangan keluar wilayah Cilacap," ujar Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Nur Ari, usai gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2019, Kamis (28/08/2019).

Disamping itu, keberadaan bus gratis ukuran tiga perempat hasil kerjasama dengan Bank Gunung Slamet tersebut dalam rangka upaya menekan penggunaan sepeda motor pada anak dibawah umur. Karena kasus palanggaran dan kecelakaan lalu lintas didominasi anak dibawah umur. "Makanya kami imbau masyarakat agar jangan memberi kesempatan anaknya dibawah umur mengendarai sepeda motor," lanjutnya.

Menurutnya, terkait operasi patuh candi 2019 mengimbau kepada mayarakat agar selalu memperhatikan keselamatan dalam berlalu lintas dan, agar anak yang masih dibawah umur jangan diberikan kesempatan mengendaran kendaraan di jalan umum, karena dalam hal psikologi dan kelayakan mereka untuk menjalankan kendaraan di jalan raya belum siap. 

Operasi Patuh Candi 2019 berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 29 Agustus hingga  11 september 2019. Dalam pelaksanaannya,  lebih memprioritaskan  penindakan dan pelanggaran pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi kendaran roda 4 yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi yang melebihi batas maksimal kecepatan, pengemudi ranmor yang melawan arus, mabuk pada saat mengemudikan ranmor,  pengendara ranmor yang masih di bawah umur, menggunakan hp pada saat mengemudikan ranmor serta kendaraan bermotor yang menggunakan lampu strobo/rotator/sirine. "Penindakannya 60 persen dan 40 persennya pembinaan," katanya. 

Dijelaskan, pada Operasi patuh tahun 2018  terjadi  penurunan  angka kecelakaan mencapai 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Adapun jumlah pelanggaran lalu lintas operasi patuh tahun 2018 sejumlah 2.654 pelanggaran atau  menurun 3 persen dari tahun 2017, dengan jumlah tilang sebanyak 2.747 lembar.(Otu) 

BERITA REKOMENDASI