Terancam Kelongsoran Bukit, Warga Desa Kalisalak Minta Tambang Batu Granit Dihentikan

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Merasa rumahnya terancam longsoran bukit Dinar yang ada diatas rumahnya, ratusan warga Desa Kalisalak, Kedungbanteng, Banyumas meminta penambangam batu granit yang ada di perbatasan Desa Baseh dan Desa Kalisalak, Kedungbanteng untuk segera dihentikan.

“Jika penambangan batu granit di bukit Dinar yang ada diperbatasan Desa Baseh dan Kalisalak tidak dihentikan maka mengancam terjadinya longsor saat hujan berakibat mengancam ada 340 warga yang mukim dibawah bukit Dinar,” kata Kepala Desa Kalisalak Mahmud, Senin (21/9/2020).

Ia menjelaskan penambangan batu granit berlangsung sejak tahun 2011 di bukit Dinar dengan cara manual. Bukit Dinar tersebut lokasinya berada di wilayah berbatasan Desa Baseh dan Desa Kalisalak.

Sedang penambangan tersebut berdampak terhadap warga Desa Kalisalak karena disebelah bukit itu ada pemukiman warga Dusun Windusari Desa Kalisalak yang dihuni sekitar 340 warga. Jika penambangan tetap berlangsung maka bisa terjadi longsoran tanah bukit dan mengancam ratusan rumah warga.

Berkaitan permasalahan tersebut Kepala Desa Kalisalak sudah mengadukan permasaahan tersebut ke tersebut Fokompincam Kedungbanteng agar penambangan tersebut dihentikan.

BERITA REKOMENDASI